Kamis, 09 Agustus 2018

SOSIAL

BNPB Tegaskan Bantuan Internasional Belum Dibutuhkan Tanggulangi Gempa Lombok

Janod Adhiwena.s
Rabu, 08/08/2018







Jakarta, Aktual.com – Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan bantuan internasional dalam menanggulangi dampak bencana gempa bumi berkekuatan 7 pada Skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, harus sesuai prosedur.
“Masuknya bantuan internasional harus diawali dari pemerintah dan sesuai dengan prosedur. Sampai saat ini, pemerintah belum menyampaikan butuh bantuan internasional,” ujar Sutopo di Jakarta, Rabu (8/8).
Sutopo menjelaskan sampai saat ini pihaknya, Badan SAR Nasional maupun prajurit TNI masih mampu menanggulangi dampak gempa.
“Kapasitas nasional masih mencukupi, kita masih mampu. Bantuan internasional belum dibutuhkan,” ujar dia.
Sejumlah lembaga internasional, lanjut Sutopo, mulai berdatangan ke lokasi bencana. Bahkan pemerintah daerah mengaku kesulitan dengan banyaknya bantuan internasional.
Lembaga internasional yang sampai saat ini sudah berada di Lombok, yakni Blue Leopard Rescue China, GER Singapore, Aviation Fire Rescue, dan ACT Partners.
Menurut dia, lembaga internasional dalam memberikan bantuan harus melalui sejumlah mekanisme, karena hal itu menyangkut kedaulatan.
BNPB menjelaskan pihaknya tidak akan memberikan akses bagi lembaga internasional yang saat ini sudah berada di lokasi bencana.
Selain itu, dia juga meminta agar LSM lokal tidak meminta bantuan dari mitranya di lembaga internasional.
“Bantuan dari masyarakat sangat diperlukan. Sejumlah pemerintah daerah juga sudah memberikan bantuan, seperti Sumatera Barat yang menyalurkan sebanyak satu ton rendang,” katanya.
Jumlah korban gempa meninggal hingga Rabu bertambah menjadi 131 orang. Dia menjelaskan jumlah korban tersebut, tersebar di sejumlah wilayah, yakni 78 orang di Lombok Utara, 24 orang di Lombok Barat, 19 orang di Lombok Timur. Kemudian enam orang di Mataram, dua orang di Lombok Tengah dan dua orang di Denpasar.
Sedangkan korban luka berat tercatat 1.477 orang dan jumlah pengungsi sebanyak 165.003 jiwa.
Selain itu, gempa bumi dengan kekuatan 7 pada Skala Richter (SR) itu juga mengakibatkan 42.239 rumah rusak dan 458 unit sekolah rusak.
Meski demikian, pihaknya belum memiliki data jumlah korban yang mengalami luka ringan.
Jumlah sementara orang mengungsi saat ini sebanyak 156.003 orang. Pihaknya menetapkan masa tanggap darurat di NTB hingga 11 Agustus.

Ant.



Menpar Prediksi Wisatawan yang Berkunjung ke Indonesia Saat AG Capai 170.000

Janod Adhiwena.s
Rabu, 08/08/2018







Palembang, Aktual.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya, memprediksikan sedikitnya ada 170.000 wisatawan asing berkunjung ke Indonesia saat berlangsungnya Asian Games XVIII di Palembang dan Jakarta pada 18 Agustus – 2 September 2018.
“Saat berlangsungnya Asian Games diperkiarakan 170,000 wisatawan asing berkunjung ke beberapa tempat yang menjadi tuan rumah ajang olahraga itu dan daerah lainnya, khusus Kota Palembang diperkirakan akan dikunjungi sekitar 50.000 wisatawan,” kata Arief Yahya seusai meresmikan Tourist Information Center (TIC) Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (8/8).
Menurut dia, untuk menyambut kedatangan wisatawan asing itu, Jakarta, Bandung, dan Kota Palembang yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertandingkan Asian Games, perlu melakukan persiapan.
Persiapan yang perlu dilakukan seperti menyediakan kamar hotel yang nyaman dan dalam jumlah yang cukup untuk menerima “serbuan” kunjungan wisatawan asing.
Menyediakan tempat makan yang baik dan menu makanan yang sesuai dengan selera wisatawan asing serta beberapa menu masakan khas daerah dan cendera mata. “Jika tidak dilakukan persiapan maksimal, dikhawatirkan mereka tidak bisa diterima dengan baik di daerah yang menjadi pusat kegiatan pesta olahraga negara-negara kawasan Asia itu dan bisa kehilangan kesempatan mendapatkan devisa bagi daerah karena tidak bisa berkunjung atau cepat pulang,” katanya.
Dia menjelaskan, penghitungan pemasukan devisa dari wisatawan asing saat berlangsungnya Asian Games sekitar Rp3 triliun, dari jumlah itu sekitar Rp1 triliun diperkirakan akan beredar di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Melihat dampak positif bagi dunia pariwisata Indonesia dengan digelarnya pesta olahraga negara-negara kawasan Asia itu, pihaknya akan membantu pemerintah daerah melakukan berbagai persiapan menyambut kedatangan wisatawan asing.
Khusus di Palembang, pihaknya membantu pemerintah daerah melakukan pembenahan sejumlah objek wisata dan membangun pusat informasi turis atau “Tourist Information Center” yang di tempatkan di samping pintu kedatangan Bandara SMB II Palembang, kata Menteri Pariwisata.

Ant.



Perhepi: Pemerintah Perlu Mewaspadai Kebutuhan Pangan Masyarakat

Janod Adhiwena.s
Rabu, 08/08/2018



Impor beras dan kedaulatan pangan. (ilustrasi/aktual.com)



Jakarta, Aktual.com – Pemerintah diminta mewaspadai dan mengambil langkah antisipasi dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat, karena permintaan dan konsumsi diproyeksikan terus meningkat khususnya komoditas penting.
Ketua Dewan Penasehat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa peningkatan permintaan dan konsumsi pangan Indonesia, harus diimbangi dengan optimalisasi sumber daya yang semakin terbatas untuk memenuhi pasokan kebutuhan.
“Kita harus mengoptimalkan sumber daya yang makin terbatas untuk memproduksi komoditas yang benar-benar kita hasilkan. Jangan kita habiskan produksi atau lahan kita untuk hal-hal yang semakin tidak penting,” kata Bayu di Jakarta, Rabu (8/8).
Dia menambahkan, salah satu contoh komoditas yang terus mengalami penurunan konsumsi adalah jagung sementara, untuk kebutuhan pakan ternak justru mengalami kenaikan.
Berdasarkan hasil studi dan analisis Perhepi, permintaan pangan masa depan di Indonesia ditentukan oleh permintaan saat ini, pendapatan, harga serta komposisi yang ada, dan berbagai faktor lain yang mempengaruhi perilaku dan tren konsumsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar