Mendikbud: Orang Tua Hebat Harus Terlibat di Pendidikan Anak
Janod Adhiwena.s
Rabu, 07/08/2018

ilustrasi sekolah (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rabu (07/8) adalah hari pertama anak-anak masuk sekolah.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun meminta para guru sekolah untuk menyambut para siswa di hari pertama sekolah mereka.
"Mari kita menyambut putra-putri terbaik kita yang akan masuk sekolah. Para Guru yang menjadi penentu berhasil tidaknya proses belajar-mengajar di sekolah," katanya, di Jakarta dikutip dari Antara.
Mendikbud tak cuma minta guru untuk meningkatkan perannya di hari pertama sekolah, tapi dia juga memberi imbauan pada orang tua. Dia meminta orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya di hari pertama sekolah ini.
Pasalnya, dia mengungkapkan bahwa orang tua yang hebat adalah orang tua yang terlibat dalam proses pendidikan anak.
"Orang tua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak," kata Mendikbud.
Dia juga mengajak orang tua untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif untuk para siswa dengan menciptakan sinergi yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
(chs)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun meminta para guru sekolah untuk menyambut para siswa di hari pertama sekolah mereka.
"Mari kita menyambut putra-putri terbaik kita yang akan masuk sekolah. Para Guru yang menjadi penentu berhasil tidaknya proses belajar-mengajar di sekolah," katanya, di Jakarta dikutip dari Antara.
Mendikbud tak cuma minta guru untuk meningkatkan perannya di hari pertama sekolah, tapi dia juga memberi imbauan pada orang tua. Dia meminta orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya di hari pertama sekolah ini.
Pasalnya, dia mengungkapkan bahwa orang tua yang hebat adalah orang tua yang terlibat dalam proses pendidikan anak.
"Orang tua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak," kata Mendikbud.
Dia juga mengajak orang tua untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif untuk para siswa dengan menciptakan sinergi yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
(chs)
Sepuluh Pertimbangan Memilih Tempat Kursus untuk Anak
Janod Adhiwena.s
Kamis, 09/08/2018

Setiap orang tua tentu ingin anaknya mendapatkan pendidikan sebaik mungkin. Salah satu cara yang ditempuh orang tua adalah memasukkan anaknya ke tempat kursus. Maraknya tempat kursus membuat orang tua perlu cermat memilih tempat kursus terbaik bagi sang buah hati. Berikut 10 pertimbangannya menurut survei Litbang KORAN SINDO.
01. Kualitas Pendidikan
Kualitas tempat kursus menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Orang tua perlu melakukan survei sebelum memutuskan untuk memasukkan anakknya ke lembaga tertentu. Kualitas pengajar dan kurikulum sangat menentukan kualitas pendidikan yang diberikan.
02. Hasil Lulusan
Pertimbangan pemilihan kursus juga bisa dilatarbelakangi kualitas lulusan siswa-siswa yang pernah belajar dari lembaga tersebut. Sedikit banyak data yang bisa didapat soal kualitas lulusan, maka hal ini bisa semakin menguatkan keputusan orang tua.
03. Kredibiltas Lembaga
Sebagai sebuah lembaga pendidikan, faktor kredibilitas lembaga juga diperlukan untuk memastikan tempat kursus atau bimbel tersebut terpercaya. Kredibilitas ini juga penting dijadikan acuan untuk menghindari adanya tempat kursus ecek-ecek.
04. Biaya
Faktor biaya kursus tentu menjadi hal penting untuk diperhatikan. Meskipun tidak dimungkiri jika lembaga kursus bagus biasanya dipatok dengan harga cukup mahal. Tapi dengan banyaknya pilihan lembaga kursus saat ini, banyak pula alternatif lembaga yang bisa dipilih sesuai kemampuan finansial Anda.
05. Sesuai Kebutuhan Anak
Sebelum mendaftarkan anak ke tempat kursus atau bimbel, perhatikanlah karakter anak dan kebutuhannya terlebih dahulu. Beberapa responden memilih untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada lembaga tempat kursus. Bahkan mereka juga melibatkan pendapat anak mengenai tempat kursus yang diinginkan.
06. Lokasi
Lokasi tempat kursus yang berada di tempat strategis memiliki nilai tambahan tersendiri. Hal ini tentu membantu bagi orang tua yang bisa menunggu anaknya belajar sambil berjalan-jalan. Lokasi di tengah kota tentu bisa dijangkau dengan berbagai moda transportasi. Selain itu, tempat kursus yang dekat dengan restoran atau jajanan memudahkan anak untuk mengisi perut kosong sebelum belajar atau di waktu istirahat.
07. Sistem Belajar
Saat ini sudah banyak terdapat lembaga pendidikan non formal yang menawarkan berbagai metode pendidikan. Sebelum memutuskan, maka orang tua idealnya mencari tahu juga mengenai kurikulum atau metode pengajaran di tempat kursus. Kurikulum dengan metode pengajaran yang tepat akan membawa anak pada prestasi yang kita inginkan.
08. Fasilitas Tempat Kursus
Fasilitas tempat kursus ini juga menjadi hal penting untuk diperhatikan karena memiliki andil penting dalam proses belajar-mengajar. Saat ini tempat kursus sudah menggunakan AC (air conditioner) untuk mendukung kenyamanan belajar bagi anak. Perhatikan pula berapa lantai yang dimiliki dengan tangga atau lift di sebuah tempat kursus. Kenyamanan bisa membantu proses belajar mengajar lebih mudah tanpa gangguan teknis.
09. Jarak dari Rumah ke Tempat Kursus
Memilih tempat kursus yang berada tidak jauh dari lokasi rumah Anda adalah yang terbaik. Selain menghemat waktu, juga memudahkan anak pergi ke tempat kursus. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, jika anak sudah cukup besar, anak bisa pergi dan pulang sendiri tanpa perlu diantar oleh orang tua.
10. Rekomendasi
Kualitas sebuah lembaga kursus bisa diketahui melalui rekomendasi orang lain. Semakin banyak rekomendasi positif, maka kemungkinan bahwa lembaga tersebut kredibel semakin besar.
01. Kualitas Pendidikan
Kualitas tempat kursus menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Orang tua perlu melakukan survei sebelum memutuskan untuk memasukkan anakknya ke lembaga tertentu. Kualitas pengajar dan kurikulum sangat menentukan kualitas pendidikan yang diberikan.
02. Hasil Lulusan
Pertimbangan pemilihan kursus juga bisa dilatarbelakangi kualitas lulusan siswa-siswa yang pernah belajar dari lembaga tersebut. Sedikit banyak data yang bisa didapat soal kualitas lulusan, maka hal ini bisa semakin menguatkan keputusan orang tua.
03. Kredibiltas Lembaga
Sebagai sebuah lembaga pendidikan, faktor kredibilitas lembaga juga diperlukan untuk memastikan tempat kursus atau bimbel tersebut terpercaya. Kredibilitas ini juga penting dijadikan acuan untuk menghindari adanya tempat kursus ecek-ecek.
04. Biaya
Faktor biaya kursus tentu menjadi hal penting untuk diperhatikan. Meskipun tidak dimungkiri jika lembaga kursus bagus biasanya dipatok dengan harga cukup mahal. Tapi dengan banyaknya pilihan lembaga kursus saat ini, banyak pula alternatif lembaga yang bisa dipilih sesuai kemampuan finansial Anda.
05. Sesuai Kebutuhan Anak
Sebelum mendaftarkan anak ke tempat kursus atau bimbel, perhatikanlah karakter anak dan kebutuhannya terlebih dahulu. Beberapa responden memilih untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada lembaga tempat kursus. Bahkan mereka juga melibatkan pendapat anak mengenai tempat kursus yang diinginkan.
06. Lokasi
Lokasi tempat kursus yang berada di tempat strategis memiliki nilai tambahan tersendiri. Hal ini tentu membantu bagi orang tua yang bisa menunggu anaknya belajar sambil berjalan-jalan. Lokasi di tengah kota tentu bisa dijangkau dengan berbagai moda transportasi. Selain itu, tempat kursus yang dekat dengan restoran atau jajanan memudahkan anak untuk mengisi perut kosong sebelum belajar atau di waktu istirahat.
07. Sistem Belajar
Saat ini sudah banyak terdapat lembaga pendidikan non formal yang menawarkan berbagai metode pendidikan. Sebelum memutuskan, maka orang tua idealnya mencari tahu juga mengenai kurikulum atau metode pengajaran di tempat kursus. Kurikulum dengan metode pengajaran yang tepat akan membawa anak pada prestasi yang kita inginkan.
08. Fasilitas Tempat Kursus
Fasilitas tempat kursus ini juga menjadi hal penting untuk diperhatikan karena memiliki andil penting dalam proses belajar-mengajar. Saat ini tempat kursus sudah menggunakan AC (air conditioner) untuk mendukung kenyamanan belajar bagi anak. Perhatikan pula berapa lantai yang dimiliki dengan tangga atau lift di sebuah tempat kursus. Kenyamanan bisa membantu proses belajar mengajar lebih mudah tanpa gangguan teknis.
09. Jarak dari Rumah ke Tempat Kursus
Memilih tempat kursus yang berada tidak jauh dari lokasi rumah Anda adalah yang terbaik. Selain menghemat waktu, juga memudahkan anak pergi ke tempat kursus. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, jika anak sudah cukup besar, anak bisa pergi dan pulang sendiri tanpa perlu diantar oleh orang tua.
10. Rekomendasi
Kualitas sebuah lembaga kursus bisa diketahui melalui rekomendasi orang lain. Semakin banyak rekomendasi positif, maka kemungkinan bahwa lembaga tersebut kredibel semakin besar.
(don)
Fishgator Buatan Amikom Yogyakarta Menang di Ajang Dunia
Janod Adhiwena.s
Senin, 06/08/2018

(Foto Dok Universitas Amikom)
YOGYAKARTA - Di tengah hiruk pikuk politik menjelang pilpres, mahasiswa dan pelajar Indonesia diam-diam terus bekerja keras menuai prestasi yang membanggakan dalam ajang penghargaan bergengsi di tingkat global.
Kali ini ini tim Fishgator Universitas Amikom Yogyakarta meraih medali emas dalam ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul Trade Exhibition & Convention Center (SETEC) Korea Selatan, 2 - 4 Agustus 2018.
Tim Fishgator Universitas Amikom yang beranggotakan Anggit Dwi Hartanto, Mochammad Yusa, dan Yudhis Thiro Kabul Yunior menjadi juara kategori Electric, Electronic & Komputer.
WICO 2018 sendiri melombakan delapan kategori. Selain Electric, Electronic & Komputer adalah kategori Architecture, Environment & Biology, Health & Meducal Item, Stasionery and Education, Otomotive, Transportation and Machines.
WICO merupakan event internasional yang diadakan dalam rangka memamerkan produk kreativitas mahasiswa dan pelajar yang memiliki peluang terjun ke industri atau pasar.
Penjurian ajang tersebut dimulai 3 Agustus 2018. Proses penjurian meliputi dengan ide produk yang sudah diciptakan (preliminary). Kemudian 4 Agustus 2018 final judging, yaitu penilaian akhir produk dari para peserta).
“Hasilnya tim Fishgator mendapatkan nilai tertinggi mengalahkan tim-tim dari perguruang tinggi lain dari berbagai negara,” kata Anggit Dwi Hartanto, Leader tim Fishgator Univeritas Amikom Yogyakarta, Senin (6/8/2018).
Mengubah Industri perikanan
Anggit Dwi Hartanto mahasiswa Magister Teknik Informatika (MTI) Univeristas Amikom Yogyakarta angkatan 2017 tersebut menjelaskan, WICO 2018 diikuti ratusan tim yang berasal dari perguruan tinggi dari 30 negara.
Untuk kategori Fishgator diikuti lebih dari 30 tim. Selain Univeristas Amikom, tim lain dari Indonesia, ada dari Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya.
“Prestasi ini tentu membanggakan, apalagi bisa mengungguli peserta dari berbagai negara lain,” ujarnya.
Yudhis Thiro Kabul Yunior merinci, Fishgator merupakan platform berbasis Internet of Thing (IOT) pada budidaya ikan berbasis Ai dan Sistem Manajemen Data.
Kali ini ini tim Fishgator Universitas Amikom Yogyakarta meraih medali emas dalam ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul Trade Exhibition & Convention Center (SETEC) Korea Selatan, 2 - 4 Agustus 2018.
Tim Fishgator Universitas Amikom yang beranggotakan Anggit Dwi Hartanto, Mochammad Yusa, dan Yudhis Thiro Kabul Yunior menjadi juara kategori Electric, Electronic & Komputer.
WICO 2018 sendiri melombakan delapan kategori. Selain Electric, Electronic & Komputer adalah kategori Architecture, Environment & Biology, Health & Meducal Item, Stasionery and Education, Otomotive, Transportation and Machines.
WICO merupakan event internasional yang diadakan dalam rangka memamerkan produk kreativitas mahasiswa dan pelajar yang memiliki peluang terjun ke industri atau pasar.
Penjurian ajang tersebut dimulai 3 Agustus 2018. Proses penjurian meliputi dengan ide produk yang sudah diciptakan (preliminary). Kemudian 4 Agustus 2018 final judging, yaitu penilaian akhir produk dari para peserta).
“Hasilnya tim Fishgator mendapatkan nilai tertinggi mengalahkan tim-tim dari perguruang tinggi lain dari berbagai negara,” kata Anggit Dwi Hartanto, Leader tim Fishgator Univeritas Amikom Yogyakarta, Senin (6/8/2018).
Mengubah Industri perikanan
Anggit Dwi Hartanto mahasiswa Magister Teknik Informatika (MTI) Univeristas Amikom Yogyakarta angkatan 2017 tersebut menjelaskan, WICO 2018 diikuti ratusan tim yang berasal dari perguruan tinggi dari 30 negara.
Untuk kategori Fishgator diikuti lebih dari 30 tim. Selain Univeristas Amikom, tim lain dari Indonesia, ada dari Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya.
“Prestasi ini tentu membanggakan, apalagi bisa mengungguli peserta dari berbagai negara lain,” ujarnya.
Yudhis Thiro Kabul Yunior merinci, Fishgator merupakan platform berbasis Internet of Thing (IOT) pada budidaya ikan berbasis Ai dan Sistem Manajemen Data.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar